MONITORING PEREDARAN HASIL HUTAN DAN OPTIMALISASI PNBP DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Latar Belakang
- Sistem minitoring peredaran hasil hutan yang berjalan secara manual selama ini masih tidak cukup efektif.
- Untuk mengamankan hak-hak negara (berupa PNBP) dan untuk menjamin legalitas hasil hutan, sistem monitoring peredaran hasil hutan perlu ditingkatkan dengan memanfaatkan tekno. Informasi sehingga menjadi lebih efektif dan efisien
Maksud
- Memanfaatkan teknologi informasi dalam pelaksanaan penatausahaan hasil hutan sebagaimana diatur dalam Permenhut Nomor P.55/MENHUT-II/2006 tentang Penatausahaan Hasil Hutan yang berasal dari hutan negara, sebagai sistem Timber/Log Tracking atau Chain of Custody
- Sistem infomasi yang dimaksud ádalah program aplikasi komputer berbasis Web Server yang dioperasikan dalam jaringan komputer lokal dan global.
- Meningkatkan efektifitas dan efesiensi tugas pokok dan fungsi instansi kehutanan (Pusat dan Daerah) sebagai pengawas, pengendali dan pembina secara administrasi maupun teknis operasional guna menjaga kelestarian sumberdaya alam berupa hutan.
- Mendukung terealisasinya upaya penertiban produksi dan peredaran hasil hutan serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
- Meningkatkan efektifitas dan efesiensi tugas pokok dan fungsi di unit kerja lingkup Dinas Propinsi dan Kabupaten/Kota yang menangani urusan kehutanan dalam hal memantau peredaran kayu bulat
Tujuan Umum
- Mempersempit ruang gerak peredaran hasil hutan kayu illegal maupun perdagangan hasil hutan kayu illegal.
- Sebagai upaya dalam pemberantasan illegal logging.
- Meminimalisir hilangnya hak-hak negara
- Meningkatkan kepercayaan pasar terkait jaminan legalitas (inti dari SVLK)





